21 Juli 2008

Pilkada, Oh, Pilkada

Polman, sebentar lagi akan bereuforia dengan pilkada Bupati. Semua tim sukses sudah pasang aksi untuk memenangkan calon bupati yang diperjuangkannya dengan strategi masing-masing. Dalam pilkada nanti, akan bertarung 6 [enam] calon bupati dengan komposisi ; 4 [empat] pasangan yg diusung oleh partai, dan 2 [dua] pasangan lewat jalur independen.
Ada opini yang berkembang di masyarakat, khususnya dari kaum intelektual, bahwa dalam pilkada nanti, akan terjadi pertarungan trah [Trah Mengga-Manggabarani, dan Trah Masdar [Diwakili oleh dua pasangan kakak beradik, ABM-Mantap]. Namun bila dirunut silsilahnya, pada dasarnya kedua trah ini berasal dari satu keturunan. Sehingga, siapapun yang bakal menjadi pemenang tetap akan melanjutkan trah keturunan tersebut. Namun, ada juga beberapa kalangan intelektual lainnya yang menginginkan agar trah ini tumbang dalam pilkada nanti, agar kepemimpinan Polman ke depan lebih variatif [lebih berwarna dengan hadirnya pemimpin yang bukan dari golongan, sebut saja ningrat]
Namun terlepas dari itu semua, siapapun pemenang pilkada nanti, hendaknya tetap mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan kelompok atau pribadi. Dan siapapun dia, dalam pilkada nanti, mari kita bersatu menegakkan sportifitas, menjauhi anarkisme [sebagaimana lazimnya dalam pilkada-pilkada di Indonesia], menjauhi segala bentuk kecurangan dalam pilkada, dan mari kita memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani kita, tanpa melihat pengaruh dari orang lain. Namun, kawan, sebelum anda memilih satu pasangan calon bupati, pelajarilah dahulu pribadi, visi dan misi, pasangan tersebut.
Akhirnya, selamat bereuforia kawan, selamat memilih. Hidup Polman...

Tidak ada komentar: